Wayang: kisah negeri raksasa

pernah suatu ketika Semar (Manikmaya) bertanya pada ayahnya. Apakah Ayah mengetahui kisah raksasa yang ada di dunia utara? sang ayah kemudian bercerita kepada anaknya tentang negeri raksasa di utara. Semua berawal dari kehadiran manusia yang menempati daerah utara. preety
Dewa ini adalah kelompok manusia yang ditakdirkan menguasai daerah utara. Dimana daerah utara ini ditakdirkan menjadi tanah perjanjian buat mereka. Tanah dimana mereka akan membangun dunia indah mereka.

Para Manusia ini menguasai ilmu dan teknologi lalu menyadari kehebatan mereka melebihi manusia lainnya. Mereka mengangkat diri mereka menjadi pelindung dunia yang mereka rasa bodoh. Dengan menyebar kemana-mana, mereka menguasai berbagai keahlian dan kepintaran. Bahkan mereka menamakan dirinya dewa, padahal ilmu yang mereka kuasai adalah ilmu yang diberikan Yang Maha Tunggal untuk membuat mereka menjadi Khalifah di Dunia.

Dengan kepintaran mereka, kota yang mereka diami dapat terbang ke langit dan dinamakan negeri para dewa. Hanya orang yang terpilih dapat naik kesana kata mereka. Saat itu kota dan daratan masih dapat dilalui dengan berbagai tempat. Hingga sebuah kejadian yang mengakibatkan hanya satu tempat yang diperbolehkan untuk mencapainya.

preetytetapi mendadak seorang pemuda dan pemudi datang menyadarkan mereka yang menamakan dirinya dewa. Bahwa sikap arogan mereka akan menimbulkan kemurkaan yang di atas. Tetapi peringatan tersebut tidak di indahkan. Tetapi beberapa mengikuti cara tersebut dan memperingati pemimpin mereka.

Kemudian terjadi perang antar mereka sendiri sehingga beberapa terusir dari langit. Yang terusir ini dicopoti kekuatan dan kepintarannya. Mereka yang terusir lalu tinggal di daerah gelap. Tetapi ternyata beberapa yang terusir tersebut mengumpulkan dan menggabungkan kepintarannya untuk membalas perlakuan mereka. Mereka yang terusir ini menamakan dirinya Demon.
 Beratus tahun berlalu, para manusia yang hidup di langit dan menamakan dirinya dewa lalu mulai melakukan banyak keisengan dan kesengsaraan bagi rakyat/manusia yang lemah.

Manusia yang merasa menderita meminta bantuan Demon. Demon dengan teknologi yang ada dan manusia sebagai pembantunya lalu membuat sebuah rencana menyerang langit. Perang besar ini yang dikenal di kalangan manusia sebagai Perang Dewa.

Para Dewa yang sudah berkembang sangat maju dapat mengalahkan serangan para demon dan manusia ini. Tetapi tidak mampu meredam serangan Demon dan Manusia yang datang seperti air bah. Untuk membantu mereka para Dewa, mereka membuat mahluk raksasa bernama Hun.
preetyHun sangat besar dan melebihi tinggi dari penciptanya. Para dewa menggunakan mayat musuhnya untuk membangun Hun. Mayat tersebut dikumpulkan dalam Couldron (tungku) yang menjadi bahan untuk membangun Hun.
Mahluk ini sangat besar dan mengerikan, bahkan Dewa sendiri tidak menyadari bahwa tindakan membuat manusia telah menyalahi aturan langit. Di saat membangun Hun, seorang wanita datang membawa wahyu dari langit. dia memperingati para Dewa agar bertobat, tetapi dengan kejam mereka membunuhnya.

Dewa yang merasa menjadi mahluk superior lalu membangun Hun lainnya, tetapi mereka tidak akan dapat menyelesaikan. Karena Azab pedih jatuh pada mereka, yang Maha Tunggal menaikkan daratan mereka berada ke langit kemudian menghujam daratan mereka ke lautan. Besarnya daratan tersebut membuat lautan tersebut terbelah dan membuat daratan tersebut terpecah menjadi beratus bagian. hanya bagian yang dibawah selamat dan membuat sebuah pulau yang dikenal pulau Jawa. Dan Para Dewa tidak dapat menyelamatkan diri dari Azab tersebut dan semuanya tewas saat daratan di angkat atau dijatuhkan.
preetyhanya seorang anak kecil yang menjadi saksi Azab tersebut agar dia mampu menceritakan kejadian tersebut kepada penerusnya. Anak tersebut diselamatkan di langit dan dirawat oleh berbagai malaikat.

Dia hidup dengan damai sampai dia merasa kesepian, hingga diputuskan sang anak turun ke Bumi untuk bertemu dengan pasangannya yaitu seorang wanita. Kepada dunia dia memberitahukan tentang kejadian tersebut, tetapi kejadian tersebut sampai di berbagai orang dengan penceritaan yang lain-lain. sehingga kisah asli tak pernah terdengar kembali.

Para manusia pengabdi dewa merasakan kehilangan yang mereka sembah. Kemudian mereka membangun patung besar sebagai perwujudan dari bakti mereka untuk menghormati Dewa yang mereka hormati. Tetapi tidak cukup itu, mereka ingin membangun lebih. Sayangnya seperti pendahulunya, para pengabdi dewa ini terjerumus pada hal yang sama seperti Dewa yaitu membuat mahluk yang menyerupai Dewa mereka.

Mahluk raksasa ini dibuat setelah mereka berhasil mengumpulkan prasasti dari dewa mereka tentang membangun mahluk ini, dengan mengikuti kisah dari Abe (satu-satunya manusia yang selamat dari kejadian penghukuman dewa). Dan seperti para dewa, manusia yang membuat mahluk-mahluk di hukum hingga tak tersisa.

Yang tersisa dari semua hanyalah kerajaan hancur dan 2 mahluk ciptaan mereka. Mereka (berdua) baru tersadar di muka Bumi dan bersiap akan dibunuh oleh pasukan malaikat. Tetapi firman menyatakan bahwa 2 mahluk tersebut di biarkan, karena keduanya adalah mahluk yang akan membawa angkara dan manusia yang akan membasmi angkara tersebut.

para raksasa ini kemudian hidup sebagai mahluk liar sampai salah satu dari mereka menyadari tentang kodrat mereka untuk menguasai daratan. Lalu mereka menyerang kerajaan dan desa manusia agar mereka dapat menjadi pemimpin dunia. Tetapi ternyata manusia menarik bagi mereka dan mulai mempelajari mereka. Perlahan beberapa raksasa memutuskan bahwa mereka harus mencari siapa pencipta mereka dan ekspedisi dilakukan.

Tetapi sayang, expedisi yang mereka lakukan adalah expedisi menjajah dan membantai para manusia. Hingga mereka memiliki kerajaan besar. Tetapi sifat liar mereka tetap membuat mereka tidak pernah dapat maju, karena sekali lagi, keinginan mereka akan darah dan kematian sangatlah besar. Walau begitu kerajaan yang mereka buat menjadi besar dan membuat sebuah konsep pemerintahan bernama Parlemen, dimana yang menjadi raja adalah orang yang dipilih bukan karena keturunan seperti kerajaan sebelumnya.

Para raksasa ini menyembah pencipta mereka yaitu para dewa. Tapi hal ini mengakibatkan perpecahan di antara mereka, karena masing2 raksasa penyembah dewa saling berperang dengan penyembah dewa lainnya. Sampai kaisar agung jatuh cinta kepada seorang manusia. Tetapi dia tidak dapat menjadikan sang gadis istrinya, karena si gadis menyembah sesuatu yg tunggal. Yang katanya lebih tinggi dari dewa tertinggi yang disembah.

Ajaran yang di anut sang gadis ini adalah jawaban dari perang selama ini. Tetapi ajaran ini bertentangan dengan ajaran yang di anut oleh para raksasa, hingga sang kaisar memutuskan sebuah deklarasi. Bahwa ajaran yang di anut si gadis/manusia ini tidak bertentangan bahkan saling bersaudara. Seperti Dewa tertinggi yang mereka hormati yang di dalam deklarasi adalah saudara Sepupu.

Yang tunggal begitu marah atas pernyataan ini lalu menurunkan DIngin, Panas, Hujan dan musim gugur yang merusak kerajaan raksasa. Tetapi tubuh mereka yang lebih kuat dari manusia mampu bertahan dari serangan tersebut. Tetapi beberapa dari mereka akhirnya tidak kuat lalu memutuskan bersembunyi dari pandangan kekuatan tak terlihat kedalam hutan, tetapi ternyata raksasa dikaruniai oleh kepintaran selain ketahanan tubuh yang tinggi lalu mulai beradaptasi dengan serangan ini.

Manikmaya terdiam. kisah sang ayah sangatlah menyentuh, kisah kerajaan yang menjadi besar dan arogan kepada yang Tunggal kemudian di hapus oleh-Nya. Kemudian dia bertanya, kenapa raksasa yang bukan mahluk ciptaan Nya tetap dibiarkan hidup. Ayahnya terdiam dan berkata.. “mari kita mencari di wikipedia”
“tapi internet khan baru ada 1600 tahun kemudian” kata Manikmaya
“iya seh” jawab sang ayah. “Karena mereka memiliki takdir membawa kehancuran kepada manusia dan alam”
“Untuk apa ada kehancuran?” tanya Manikmaya keheranan
“dengan begitu maka manusia dapat berfikir dan maju menuju ke masa yang lebih baik” jawab sang ayah.
“Akankah para raksasa ini mati atau musnah seperti pendahulunya? ” tanya Manikmaya terkejut jawaban sebelumnya
“Bila raksasa ini musnah, maka demikian juga dunia dan alam. Demikian juga manusia, bila musnah maka tidak ada lagi dunia dan alam.”

“Apabila manusia sudah melupakan alam, hanya memikirkan diri sendiri dan tidak mau berkembang. maka sesungguhnya manusia itu sudah berubah menjadi raksasa. Juga manusia yang merasa bahwa ajaran dari para raksasa benar, maka secara langsung dia juga turut menjadi raksasa” ayahnya meneruskan.
“lalu bagaimana dengan raksasa?” tanya Manikmaya
“Raksasa dapat menjadi manusia apabila mereka melepaskan hawa nafsu dan menghormati alam. Dan jalan menuju penyegaran tersebut lebih sulit dibandingkan manusia”

1 Response so far »

  1. 1

    conspiracy4u said,

    persiis di negeri ini Negeri wayang


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: