kesombongan berakibat bencana

Ismaya, Antaga dan Manikmaya sudah dewasa. Masing2 memiliki kemampuan cakap dan membuat kedua orang tuanya sangat bangga.
Ismaya memiliki sifat jujur dan berani juga sering membuat sekitarnya menjadi bahagia. Kegemarannya bernyanyi membuat banyak gadis kesemsem ama dia dan membuat Fans Club untuknya.
Walaupun di antara mereka bertiga Ismaya yang terkenal dan disukai, tidak membuat dia jadi tinggi hati dan sombong. Apalagi tuntutan dari para penggemar dan untuk menjaga image yang baik.
Ismaya masuk ke sebuah Band yang bernama Dewa 17. Suatu ketika datang wartawan bertanya.. “Mas Ismaya, kenapa memakai nama Dewa 17”
Ismaya menjawab “Begini lho mas Wartawan, kita bikin band ini waktu umur kita-kita kisaran 17 tahun. Kecuali penabuh genderang yang usianya udah 18 tahun”
mendadak Bagus berusaha menahan Ismaya “jangan githu donk.. nanti ngak ada yg naksir gw”
lalu disambung tawa2 teman-temannya.
“jangan kaget ya.. gini2 dia dah punya pacar lho” sambung Ismaya..

“Cakep pula” kata Bagus terpesona.

Berikutnya adalah Antaga, dia anak yang memiliki sifat kurang baik seperti iri, pengecut tetapi tidak segan untuk mengakui kesalahan. Walau begitu sifat pengecutnya ini ditutupi dengan dirinya ikut genk motor?!?
di dalam genk motor, Antaga adalah wakil pemipin genk motor terkenal. saking terkenal sampe dikejar-kejar polisi keliling gunung. Walau begitu dia tidak segan untuk mengakui kesalahan saat dia tak sengaja menabrak seorang gadis malang yang nantinya menjadi pasangannya. Kalau kata orang2 seh wajah Antaga itu cakep, tp kalau dilihat dr Monas pake teropong.

Terakhir adalah Manikmaya. Manikmaya tidak terlalu ganteng tetapi akalnya panjang dan mampu menganalisa masalah. Bila ada perkara pembunuhan, maka dia selalu ada.
dengan dasi pengubah suara, pistol penidur dan berbagai bantuan dari teman-temannya. Dia mampu mengatasi dan mengungkapkan segala kejahatan yang terjadi disekitarnya. bersama keempat temannya dia membuat sebuah kelompok yang bernama 5 sekawan.
Wati memperingati Manikmaya agar mengganti nama kelompoknya agar tidak ada salah faham. Sekawan itu artinya 4 bukan 5. Nanti malah bisa jadi 4 lho. tetapi sayang Manikmaya terlalu tinggi hati.

Suatu hari ketiganya kembali ke sisi ayahnya. Mereka dipanggil katanya mau mendapat hadiah. Tetapi sesungguhnya sang ayah menguji mereka apakah patut menjadi penggantinya atau tidak.

Mendadak Ismaya berkata “Hari ini adalah hari yang khusus sehingga kita dipanggil kesini. Mungkin karena Ayah ingin membuatku menjadi penggantinya?”
“eist.. nanti dulu..Gw lebih patut jadi pengganti ayah..” kata Antaga. Sambil menunjunkkan otot yang sangat perkasa..
“Tapi menurut perhitunganku, 60% kamu akan gagal menjadi pengganti” Manikmaya mendadak muncul.
pertengkaran ini menarik ayahnya mendekat, tetapi tak seorangpun tahu kedatangan ayahnya tersebut.
“Gw lahir dari kuning telur.. sumber kehidupan. ” kata Manikmaya
“Gw ini lahir dari Putih telur.. Tanpa gw Telur ngak bs jadi Ayam atau mahluk” sahut Antaga
“tetapi tanpa saya sebagai cakang telur, tidak mungkin kalian terlindungi” kata Ismaya.
Ketiganya saling memandangi bak sedang adegan sinetron murahan.Ismaya merasa bahwa kedua saudaranya akan bertarung lalu memberikan saran untuk menguji siapa yang lebih hebat.
ketiganya sudah panas dan akan berkelahi. Tetapi Ismaya melarang
“bila kita bertarung lebih baik di luar”kata Ismaya
“Boleh.. siapa takut” kata Manikmaya
“kita buktikan siapa yang terbaik antara kita bertiga” kata Antaga.
Keduanya melesat meninggalkan Ismaya yang tidak menguasai ilmu kaki langkah langit. Sebuah ilmu yang membuat seseorang dapat terbang bak superman.
Ismaya tidak mengira perkataannya akan membawa bencana tetapi semua sudah terlambat. Keduanya sudah bertarung dan Ismaya sulit untuk mendekatinya.
Diam-diam ayah mereka mengutuk ketiganya. Ismaya hanya terdiam melihat saudaranya Antaga dan Manikmaya bertarung satu dengan yang lainnya. pertarungan berawal dari ketiganya berubah menjadi mahluk yang besar lalu beradu ilmu.

Antaga yang merasa tidak di atas angin merencanakan menantang Manikmaya.
“kalau kita bertarung.. bisa-bisa dunia ini rusak. mari kita uji kekuatan kt yang terakhir”
“sapa takut”
antaga menunjuk gunung dan berkata “mari adu telan.. siapa yang mampu dan cepat, dia pemenangnya.

tetapi ternyata Antaga kesulitan menelan gunung dan kemudian membuat mulutnya kedepan kayak TUKUL, bahkan matanya yang tadi biasa aja menjadi berubah seperti orang kesakitan.
gara2 kebanyakan nelen gunung. Sementara manikmaya sudah selese menelan tetapi krn terlalu semangat, giginya harus hilang sebagian dan tersisa 2. Saat melihat kondisi dirinya dan saudaranya. Mereka menangis dan datanglah Ismaya. Dia tidak ikut dalam pertarungan tersebut dan meminta maaf pada mereka berdua.
ketiganya menghadap kepada ayahnya.. dan ayahnya juga menyesal karena menyumpahi keduanya agar mendapat ganjaran, tetapi yang diterima malah lebih dari doanya.
btw.. yg merasa kenal ama kamen rider ini.. jgn bilang2 ya
oleh sebab itu, Ismaya yang memiliki tubuh sempurna menjadi pengganti ayahnya. Dan sebagai bakti pada raja baru, mereka harus merawat anak saudaranya dan kemudian disuruh turun untuk meluruskan orang

Manikmaya mendapat gelar Semar yang bertugas meluruskan orang baik agar menjadi orang yang mendapat karunia Surga.
Antaga mendapat gelar Togog yang bertugas melurukan orang jahat agar dapat tobat atau setidaknya pergi /menjauh dari dosa yang sedang mereka kerjakan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: